Demak adalah sebuah kota yang kecil yang saya singgahi namun juga masih ada tempat yang kecil pula😀

Kota Demak terletak di tengah” antara 2 Kota besar yaitu kota Atlas dan kota Kretek jadi serasa Demak kota kecil akan tetapi Demak memiliki Potensi Wisata Agama juga Wisata Bahari seperti : Masjid Agung Demak, Pantai Morosari, Pantai Moro, Sungai Terpanjang di Dunia yang sering disebut dengan Sungai MEKONG selain di CINA Xixixi😀

“Demak Kota Wali” itulah panggilan kota untuk kota “Demak” tercinta

Dengan Slogan “BERAMAL”

B:ersih

E:elok R:api

A:nggun

M:aju A:man

L:estari

Masjid Agung Demak adalah sebuah Masjid yang tertua di Indonesia. Masjid ini terletak di desa Kauman, Demak, Jawa Tengah. Masjid ini dipercayai pernah merupakan tempat berkumpulnya para ulama (wali) penyebar agama Islam, disebut juga Walisongo, untuk membahas penyebaran agama Islam di Tanah Jawa khususnya dan Indonesia pada umumnya. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak.

Pemerintah Kabupaten Demak (Jawa Tengah ) mulai juga membangun beberapa objek wisata bahari yang bernama Pantai Morosari yang terletak di desa Bedono Kecamatan Sayung Demak .

Pantai Morosari itu berdiri dengan peletakan batu pertama yang diprakarsai oleh Bupati Demak Endang Setyaningdyah pada saat itu menjabat. Untuk meramaikan kota Demak yang kayaknya sepi pemerintah kota Demak juga mengundang beberapa investor untuk membangun supermarket di pusat Kota Demak Seperti Indomaret yang terletak di sebelah wihara budha ato yang disebut orang Demak Klentheng,Sebelah Kantor Pos Demak supermarket yang diberi nama Maharani didepan Alun2 Demak dan Masjid Agung Demak.

Menurut Bupati Endang, pembangunan obyek wisata itu dilatarbelakangi kenyataan tidak adanya tempat rekreasi bagi penduduk Demak, yang berjumlah lebih dari satu juta jiwa. “Saya memilih wisata bahari karena Demak memiliki pantai dengan panjang hingga 35 kilometer dan belum pernah diproyeksikan untuk kepentingan wisata bahari dalam jangka panjang.

Pantai Morosari dipilih, bukan pantai Morodemak dan Surodadi, menurut Endang, karena lokasinya lebih strategis, mudah dijangkau (sekitar tiga kilometer dari jalan raya Semarang-Surabaya), dan berbatasan dengan wilayah Kota Semarang. Untuk pembangunan sarana dan prasarana awal, telah disediakan areal sekitar empat hektar dengan investasi sebesar Rp 4 miliar lebih. Di lokasi itu akan dibangun rumah makan terapung. Di sepanjang aliran sungai, yang bermuara di Pantai Morosari, akan ditampilkan berbagai atraksi dan permainan olahraga air. Juga akan dibangun pertokoan. Obyek wisata ini akan menjadi milik Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Wira Usaha (Anwusa).

Posted By Yunianto27